Oleh: Abdul Gaffar | 26 Mei 2009

Berlayar di lautan kehidupan

Ass, Dear all,
Pekan lalu seorang teman menikah mengakhiri masa lajangnya. Beberapa ucapan selamat yang terdengar adalah antara lain :” Selamat menempuh hidup baru, selamat berlayar di lautan kehidupan, selamat menggenapkan din- agamamu, dan lain-lain yang tidak sempat kurekam”.

Dari sekelompok teman yang berbincang, ternyata berbagai pandangan tentang kehidupan suami isteri. Sehingga karena tidak tuntas, aku berselancar di internet bahkan ada beberapa pandangan dari psikolog dll. Ada yang berpendapat suami isteri adalah sahabat, mitra, pasangan, super friendship, dll. Namun aku yang orang laut kok cenderung cocok dengan kata-kata di al-Quran : ar-rijalu pemimpin dari perempuan; dan sebutannya adalah pasangan – bukan mitra atau sahabat.

Sederhananya, aku berpikiran, nakhoda cuma satu dan pasangan itu seperti baut dan mur yang kalau terpisah akan tidak berfungsi.

mur dan baut 1

Ada pendapat lain?

Wass,
Ordinary Sailor


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.